GP-Bumatis dan Gasak Berencana Laporkan PTPN lV Unit  B.P Mandoge Ke Kajatisu

Headline Korupsi

tobapos.co – Bumatis (Gerakan Pemuda Buntu Pane, Mandoge, Tinggi Raja) dan Gasak (Gerakan Anak Sumatera Anti Kedzoliman) akan melaporkan PTPN lV Unit Mandoge, Kabupaten Asahan atas dugaan korupsi anggaran biaya perawatan tanaman kelapa sawit BUMN, Senin (4/7/2022).

Ilham Juanda selaku Ketua Gp-Bumatis dalam hasil investigasi di lapangan, kepada wartawan mengatakan, bahwa terlihat dengan kondisi tanaman sawit di wilayah Unit Mandoge terkesan tidak terurus sehingga semak.

Lanjutnya, seharusnya jika memang anggaran pemeliharaan tersebut dipergunakan semestinya, tidak mungkin masih ada areal semak dan pohon sawit yang terlihat tidak ditunas dan piringan sawit tidak dilakukan.

“Terlihat jelas kondisi areal afdeling 1 PTPN lV Unit  B.P Mandoge tidak terawat dan diduga anggaran pemeliharaan dikorupsi sehingga nampak areal semak dan pohon sawit yang masih berproduksi tidak di tunas juga piringan yang tidak dikerjakan,” jelas Ilham didampingi Ketua GASAK Dicky Erianda dalam keterangan pers.

Baca Juga :   Selama Pandemi Covid-19, Pajak Kendaraan Bermotor Tertinggi di Jakarta

Sambungnya, mengingat hal tersebut pastinya produksi tidak akan optimal dan target 25 ton/Ha hanyalah isapan jempol semata. Maka dari itu sebagai sosial of kontrol, GP-Bumatis akan laporkan oknum pentinggi PTPN lV Unit B.P Mandoge persolan ini ke Kejaksaan Sumatera Utara.

Sementara itu Dicky Erianda Saragi selaku ketua GASAK mengatakan, bahwa jika terdapat adanya dugaan korupsi mengenai perawatan sawit di PTPN 4 terkhusus unit mandoge maka kami secara tegas meminta aparat penegak hukum segera menahan pimpinan manager yang dalam hal ini bertanggung jawab penuh dalam persoalan kerugian negara.

“Laporan ini kami sampaikan ke Kajatisu beserta bukti dokumentasi sebagai dasar Kajati melakukan penyelidikan,” terang Dicky Erianda.

Baca Juga :   Eksportir Sumut Menjerit, Open Stack Hingga Closing Time 1 x 24 Jam, Ketum Depalindo: Cuma Di Pelindo 1 Belawan

Dikatakannya juga, ia bersama masyarakat Mandoge akan melakukan aksi damai unjuk rasa dengan mempertanyakan anggaran perawatan sawit beserta CSR yang disinyalir tidak tepat sasaran.

“Kami akan demo dalam waktu dekat di kantor Direksi PTPN IV Medan, serta mendukung langkah Kajatisu dan Holding PTPN III untuk melakukan pemeriksaan,” pungkasnya.(do)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *