Berharap Sampai Kapolri & Presiden Jokowi Mengetahui, Kota Medan Darurat Judi

Headline Kriminal

tobapos.co – Masih di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan sudah ada sedikitnya 10 titik tempat perjudian skala besar yang dirasa kebal hukum. Kondisi itu terbukti dengan terkesan bungkamnya para petugas negara yang seharusnya memberantas perjudian.

Keseluruhan (Di Kecamatan Sunggal) dipantau tim media ini pada Rabu (12/1/2022), malam, yakni di Jalan Ring Road/ Gagak Hitam (Eks Galaxi Zone) terpantau ramai para pemain judi mesin, berdesakan, tak perduli protokol kesehatan disana meski saat ini negara waspada adanya varian omicron Covid-19.

Hampir sama dengan di eks Galaxi Zone, kemudian di Jalan Bayu, juga Jalan Tapian Nauli (Sunggal) terlihat jelas secara terang – terangan dijadikan usaha perjudian pula, tak jauh beda dengan di eks Galaxi Zone tampak mesin judinya seperti slot, roulate, tembak ikan dan serangga ada puluhan.

Baca Juga :   Pembangunan 892 Hunian Tetap Relokasi Tahap III Siosar Senilai Rp161 Miliar Diduga Sarat Korupsi

Amatan di lokasi, jelas kalau Itu sudah pantas disebut perjudian besar-besaran skala nasional yang terorganisir, lengkap dengan susunan pekerjanya, dan fasilitas kantornya, seperti yang dikatakan seorang pekerja perempuan cantik.

Tak tanggung – tanggung demi melancarkan usaha bisnis perusahaan judi itu, disinyalir banyak yang terlibat oknum – oknum aparat sebagai tempat perlindungan para pengusaha judi itu, serta sebagai alat untuk menekan lawan yang berani meributkan usaha melawan hukum mereka.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak bahkan hingga Kapolsek Sunggal Kompol Yudha Chandra Pranata, sebaiknya jangan terlalu lama tutup mata maupun telinga dengan kondisi dan informasi yang diberikan.

Baca Juga :   Bukan Gertak Sambal, Rasyidi: PDIP dan PSI Bulat Ajukan Interpelasi Anies

Di tempat terpisah, Abdul Rani SH dari DPRD Medan di Komisi A, dimintai tanggapan dengan tegas mengatakan, “Jangan mengetahui tapi tidak bertindak, apalagi sudah menjadi tugas aparat kepolisian berwenang untuk menutup semua perjudian.” katanya.

Warga Kota Medan hingga para tokoh agama mengaku sangat resah dengan maraknya perjudian di ibukota Sumatera Utara saat ini, banyak meminta kinerja pimpinan aparat berwenang segera dievaluasi atasannya.

Warga juga berharap Kapolri, Panglima TNI bahkan Presiden Joko Widodo agar mengetahui kenyataan di Kota Medan yang kini juga dinilai sudah darurat perjudian. (Mri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *