58 Warga Simuk Nisel Terjangkit Malaria, 2 Orang Meninggal Dunia

Headline Sekitar Kita

tobapos.co – Sebanyak 58 orang masyarakat Kecamatan Simuk Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diduga terjangkit penyakit Malaria.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Nisel dr. Henni Duha, MM kepada Tobapos.co saat dikonfirmasi melalui  WhatsApp (WA), Kamis (28/3/2024).

” Ya benar, ada 58 orang terkena penyakit Malaria, tapi 2 orang di antaranya meninggal dunia kemeren berdasarkan diagnosa, ini masih data 27 Maret 2024″, tuturnya.

Selain itu kata dia, sudah 2 orang yang dirujuk ke RS Thomsen Nias guna untuk pengobatan dan biayanya  Kepesertaan BPJS dan biaya transportasi ditanggung Pemda nisel.

Kadis menyebutkan, dari 58 Orang terjangkit malaria itu terdari dari 6 Desa se Kecamatan Simuk, masing – masing : Desa Gobo sebanyak 23 orang, Desa Gobo Baru sebanyak 13 orang, Desa Maufa sebanyak 9 orang, Desa Gondia 5 orang, Desa Silina 3 orang dan Desa Silina Baru 5 orang, sebut Duha.

Baca Juga :   Tiket Ancol Berlaku Hingga Akhir 2021, Rika: Tak Ada Ricuh, Hanya Terapkan Prokes

Kadis mengungkapkan, saat ini 12 Tim penanganan malaria melakukan pelayanan kesehatan secara umum/bakti sosial (baksos) disemua desa di Kecamatan Simuk

Kadis Kesehatan dr. Henni Duha, MM berharap supaya logistik yang diperlukan untuk penanganan malaria ini berupa kelambu, obat malaria, rapid test malaria segera didistribusikan ke Nias selatan, karena sangat diperlukan untuk masa KLB ini, harapnya.

Kadis Kesehatan Nisel berharap kepada Kementrian untuk mengisi  tim Nusantara sehat ,apalagi dokter yang sangat diperlukan dikepulauan ini.

Selain itu, supaya pemerintah membangun jaringan, apalagi simuk daerah terluar sangat susah untuk menerima laporan penyakit dan akses untuk kita laporkan kepada ke kementrian dan propinsi, pintanya.

Baca Juga :   Gubernur Edy Minta KPK Awasi Penggunaan Anggaran Kesehatan

Kata dia lagi, juga transportasi yang sangat susah untuk pergerakan kebutuhan atau logistik  yang diperlukan  masyarakat. (RisGow).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *