Walau Status Darurat Diperpanjang 19 April, Andyka: Pemilihan Wagub DKI Tetap 6 April

Politik

Pemilihan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta dipastikan digelar pada Senin (6/4) April mendatang. Meski tanggap darurat diperpanjang hingga 19 April mendatang.

Anggota Panitia Pemilih (Panlih) Cawagub DKI Jakarta S Andyka mengatakan, hasil rapat Panlih yang baru saja digelar dan dihadiri oleh pimpinan DPRD DKI Jakarta mendapatkan dua hasil kesepakatan.

Pertama, paripurna pemilihan tetap mengacu kepada rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang memutuskan pemilihan Wagub dilakukan pada Senin (6/4/2020) mendatang.

Artinya, kata Andyka, meski status tanggap darurat di Jakarta diperpanjang, paripurna pemilihan tetap akan digelar 6 april berpegangan pada hasil rapat Bamus tersebut. Kedua, prosedur yang diperkenankan akan dipenuhi, tahapan-tahapannya, termasuk juga surat lemberitahuan secara vertikal kepada instansi terkait.

”Jadi kita tetap berpegangan pada hasil Bamus. Protokoler pelaksanaan harus sesuai apa yang disarankan Dinas Kesehatan. Khususnya soal physical distancing,” kata Andyka di DPRD DKI Jakarta, Rabu (01/04/2020).

Andyka menjelaskan, dalam physical distancing itu nantinya undangan pemilihan hanya sekitar 150 orang dan satu meja yang biasanya dua orang, hanya diisi satu orang saja. Termasuk persyaratan yang diperjenankan dan teknis lainnya akan diatur sedemikian rupa.

Menurut Politisi Partai Gerindra itu, diselenggarakannya pemilihan Cawagub itu mengadopsi kerja Politik di DPR RI beberapa hari lalu dan ada surat dari Kementrian dalam negeri terkait tugas partai politik itu.

”Nah, inilah yang jadi acuan. Tapi tentu kita tidak adopsi seluruhnya karena ada perbedaan-perbedaan pemilihan wagub ini kan harus ada kehadiran secara fisik. Sehingga kita akan coba mengatur seperti apa protokoler yang memang standar sesuai dengan yang disampaikan Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DKI Jakarta yang baru saja digelar, Kamis (26/3/2020), rapat paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang rencananya digelar pada Senin (23/3/2020) lalu, resmi ditunda pada 6 April mendatang.

”Surat Edaran Gubernur tentang tanggap bencana kan berakhir 5 April. Ada maklumat kapolri terus ada imbauan Pemerintah pusat. Saya kira itu kita harus hargai,” kata Taufik. (TP 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *