Akhirnya Parit Jalan Mesjid Dikorek, Warga Lingk IX Ucapkan Terimakasih Kepada Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung Dan Lurah Helvetia Timur

Advertorial

tobapos.co–Untuk menjaga wilayah kelurahan Helvetia Timur Kecamatan Medan Helvetia tidak banjir, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, SE bersama Lurah Helvetia Timur, Teguh Sujatmiko, Kepala Lingkungan IX, Misniarti dan petugas P3SU Kecamatan dibantu warga melaksanakan kegiatan gotongroyong bersama dengan mengorek drainase atau parit yang ada di sepanjang Jalan Mesjid Lingkungan IX. Selasa (21/7/2020) sekitar pukul 09.00 Wib sampai Pengorekan parit di lingkungan IX tersebut dilakukan karena adanya pengaduan warga yang menyebutkan di daerah Jalan Mesjid kerap sekali kebanjiran ketika turun hujan. Selain itu, parit sudah banyak yang tidak berfungsi akibat tertutup sendimen tanah dan sampah, sehingga butuh untuk dilakukan pengorekan.

Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung yang saat itu turun kelokasi ketika diwawancarai wartawan mengatakan sangat mengapresiasi Camat Medan Helvetia melalui para lurah khususnya Lurah Helvetia Timur, Teguh yang cepat dan tanggap terhadap lingkungan tempat wilayah kerjanya.

” Sudah seharusnya, kita selaku warga peduli terhadap lingkungan tempat kita tinggal. Pengorekan parit yang dilakukan oleh anggota petugas P3SU dibantu kepling dan warga sangat mendukung program Pemko Medan untuk mengurangi dampak banjir. Sebab, kita ketahui salah satu penyebab banjir itu diakibatkan penyumbatan drainase,”tutur Duma.

Wakil rakyat dari Daerah pemilihan satu Kota Medan ini juga terlihat memantau semua drainase yang ada daerah tersebut dan berharap setelah dilakukan pengorekan parit, warga juga sadar untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan terutama ke dalam parit.

Teguh Sujatmiko, Lurah Helvetia Timur, mengatakan pengorekan parit di Jalan Mesjid Lingkungan IX tersebut untuk mencegah banjir ketika turun hujan, apalagi diketahui air bisa mencapai setinggi 30 centimeter ketika turun hujan. ” Mudah-mudahan dengan sudah dikoreknya parit di Jalan Mesjid, dapat mengurangi efek banjir selama ini,”ujar Teguh.

Teguh mengakui jika kondisi parit didaerah tersebut  perlu diperlebar dan kedalamannya ditambah, agar dapat menampung volume air.namun dengan melakukan pengorekan parit juga sudah membantu untuk menormalisasi parit sehingga ketika turun hujan tidak menyebabkan banjir.

” Pada kegiatan gotongroyong tersebut turut hadir juga dari pihak Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan dengan menurunkan satu unit alat beko dan mobil truk pengangkut sampah.Kita berharap Jalan Mesjid Lingkungan IX tidak lagi mengalami kebanjiran saat turun hujan,” terangnya.

Sementara itu, kepala Lingkungan IX, Misniarti mengatakan sangat berterimakasih atas bantuan dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan yang telah melakukan pengorekan terhadap parit di Jalan Mesjid tersebut.

Dia juga berterimakasih kepada Lurah Helvetia Timur dan petugas P3SU Kecamatan Medan Helvetia, termasuk juga Dame Duma Sari Hutagalung (anggota DPRD Kota Medan) yang telah turun sekaligus memantau pelaksanaan gotongroyong pembersihan dan pengorekan parit di Jalan Mesjid Lingkungan IX.

” Kalau selama ini, kami warga setempat selalu mengeluh, sebab, jika hujan turun satu menit saja, air dari dalam parit akan naik kebadan jalan sampai setinggi 30 cm. Makanya, banyak juga rumah warga yang terimbas dan banjir. Namun dengan telah dilakukannya pengorekan parit ini, mudah-mudahan jika turun hujan tidak akan terjadi lagi banjir dan volume air hujan dapat ditampung parit,” sebutnya.

Diakhir kegiatan tersebut, Dame Duma Sari Hutagalung sempat mendengar keberatan seorang warga yang tidak setuju dilakukannya pengorekan parit, karena merasa terganggu. Namun setelah diberikan pengertian, barulah warga tersebut mengerti.(km5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *