Titik Balik Matahari Dirayakan di Sejumlah Negara

Internasional

tobapos.co– Titik Balik Matahariatau summer solstice tak hanya sekadar fenomena alam, namun dijadikan sebuah tradisi di beberapa negara di dunia.

Pada hari ini, Minggu, 21 Juni, fenomena titik balik Matahari akan terjadi bertepatan dengan fenomena Gerhana Matahari Cincin di beberapa negara.

Istilah Summer Solstice ini memang lebih dikenal karena keberadaan Matahari di titik paling utara menandai berlangsungnya siang yang panjang di belahan utara atau malam terpendek sepanjang tahun.

Titik balik Matahari juga menandai dimulainya musim panas di belahan Bumi utara dan dimulainya musim dingin di belahan Bumi Selatan.

Dilansir dari CNN, berikut beberapa yang merayakan tradisi dan festival untuk merayakan titik balik Matahari.

1. Tradisi midsummer di Swedia

Tradisi perayaan titik balik Matahari di Swedia ibarat hari kasih sayang. Pasangan bersama-sama menari di sebuah tiang yang dianggap merupakan simbol phallic atau objek yang menyerupai bentuk penis.

Pasangan menari dan berpesta dengan mengonsumsi ikan haring dan vodka dengan jumlah yang sangat banyak.

Faktanya, banyak anak bayi di Swedia yang lahir sembilan bulan setelah midsummer.

“Minum adalah tradisi midsummer yang paling khas. Ada foto-foto historis dari orang-orang minum di titik ketika mereka tidak mampu minum lagi,” kata etnolog Swedia dan penulis buku berkaitan midsummer, Jan-Ă–jvind Swahn.

Swahn mengatakan meski tanpa minuman keras, tradisi midsummer tetap berperan besar dari ledakan jumlah kelahiran bayi. Sebab midsummer adalah ritual yang romantis.

“Dulu ada tradisi di antara gadis-gadis yang belum menikah, di mana bila mereka makan sesuatu yang sangat asin selama pertengahan musim panas, atau mengumpulkan beberapa jenis bunga yang berbeda dan meletakkannya di bawah bantal ketika mereka tidur, mereka akan memimpikan calon suami mereka,” ujar Swahn.

2. Ritus pagan di Yunani

Ada mitologi serupa tentang memimpikan pasangan masa depan di beberapa bagian Yunani. Di sana, seperti di banyak negara Eropa, tradisi titik balik diserap oleh agama Kristen dan diganti namanya menjadi St. John’s day.

Namun, di banyak desa di Yunani utara, ritual kuno masih dirayakan. Salah satu ritual tertua disebut Klidonas, ritual ini melibatkan perawan setempat mengumpulkan air dari laut.

Para wanita desa yang belum menikah semuanya menempatkan barang-barang pribadi di dalam pot dan meninggalkannya di bawah pohon ara semalaman.

Menurut cerita rakyat, keajaiban pada titik balik matahari bisa memberikan benda-benda dengan kekuatan kenabian, sehingga para wanita yang belum memiliki suami akan memimpikan jodoh mereka.

Keesokan harinya, semua wanita di desa berkumpul, dan bergiliran menarik benda-benda dan melafalkan bait berima yang dimaksudkan untuk meramalkan nasib romantis pemilik barang tersebut.

Namun hari-hari ini, festival ini lebih merupakan alasan bagi komunitas wanita untuk bertukar lelucon yang sensual

“Di desaku, para wanita yang lebih tua tampaknya selalu menghasilkan sajak paling sensual,” kata Eleni Fanariotou, yang telah membuat film tentang ritual tersebut.

Kemudian pada hari itu, pria dan wanita akan bergiliran melompati api unggun Siapa pun yang berhasil melompati kobaran api sebanyak tiga kali, harapan mereka akan dikabulkan.

Fanariotou mengatakan bahwa festival ini sering kali menghasilkan pasangan.

“Ini saat yang tepat untuk bertemu seseorang, karena semua orang muda di desa pergi, dan ini adalah kesempatan yang baik untuk bersosialisasi. Plus, semua pria suka pamer, dan membuat api terbesar yang bisa mereka lewati,” kata Fanariotou.

3. Yoga di India

Di India, titik balik matahari secara tradisional dirayakan dengan sesi yoga massal. Mereka melakukan ini untuk kekuatan, untuk kebahagiaan, untuk cinta, untuk pengampunan dan untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan di masa lalu.

Sesungguhnya, Hari Yoga Internasional jatuh pada 21 Juni, hari yang sama dengan titik balik Matahari di India.

Kendati demikian, tradisi ini akan berjalan berbeda akibat pandemi Covid-19. Perdana Menteri India, Narendra Modi mengimbau masyarakat untuk menghindari acara massa tradisional dan melakukan sesi yoga hanya dengan keluarga.

4. Dewa Cinta Slavia

Di Eropa Timur, perayaan titik balik jatuh pada Hari Ivan Kupala yang diangap merupakan hari kasih sayang orang Slavia. Kupala berasal dari kata yang sama dengan dewa asmara (cupid).

Pada tahun 2020, Hari Ivan Kupala dimulai pada malam hari tanggal 6 Juli dan berakhir pada malam hari tanggal 7 Juli.

“Dulu diyakini bahwa malam Kupala adalah waktu bagi orang untuk jatuh cinta, dan mereka yang merayakannya akan bahagia dan makmur sepanjang tahun,” ujar Agnieszka Bigaj dari dewan turis Polandia.

Ia mengatakan, para wanita muda yang belum menikah akan mengapungkan karangan bunga di sungai di mana pria bujangan di sisi lain sungai akan menangkap karangan bunga tersebut.

Menurut cerita rakyat Polandia, pria dan wanita yang dimaksud akan menjadi pasangan.

Api unggun juga merupakan fitur besar dari tradisi, sudah menjadi tradisi bagi pasangan untuk melompati api bersama sambil berpegangan tangan. Jika mereka tidak melepaskannya, dikatakan cinta mereka akan bertahan lama.

5. Stonehenge

Salah satu perayaan titik balik matahari tahunan terbesar di dunia berlangsung di Stonehenge di Inggris. Setiap tahunnya, Stonehenge menjadi tempat ribuan berkumpul setiap tahun.

Seperti banyak acara lain pada 2020, tradisi harus diubah akibat adanya pandemi. Pemerintah melarang adanya kumpulan massa dalam jumlah besar.


Namun, Anda akan dapat menyaksikan langsung secara steraming matahari terbenam pada 20 Juni dan matahari terbit pada 21 Juni di halaman Facebook English Heritage.

Matahari terbenam 20 Juni adalah pada jam 9:26 malam waktu setempat, dan matahari terbit akan mulai pada jam 4:52 pagi waktu setempat. Pastikan Anda mengubah zona waktu apabila Anda ingin tradisi.

“Semua ritual druid memiliki unsur kesuburan, dan titik balik matahari tidak terkecuali. Kami merayakan penyatuan dewa-dewa pria dan wanita – matahari dan bumi – pada hari terpanjang tahun ini,” kata Seorang Archdruid Senior Raja Arthur Pendragon, kepada CNN.

(sumbercnn) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *