Diduga Ada Beking Oknum Jenderal, Budi Sudiantoro alias Unyil Cs Belum Ditangkap Polres Serdang Bedagai

Headline Kriminal

tobapos.co – Sekitar tiga minggu sudah laporan korban penganiayaan secara bersama-sama, Supratyono alias Suprat (52), warga Dusun I Desa Nagakisar, Kecamatan Pantai cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut ditangani oleh Polres Serdang Bedagai setelah diambil alih dari Polsek Pantai Cermin. Ironinya hingga saat ini, Sabtu (20/6/2020), terlapor Budi Sudiantoro alias Unyil Cs belum juga ditangkap.

Terkait itu, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang yang dikonfirmasi tobapos.co, Sabtu (20/6/2020), siang mengatakan, “Akan saya luruskan, dua – duanya itu mau menggarap lahan negara, dua – duanya itu terlapor, jadi kasusnya sedang kita proses,” kata Robin.

Ditanya soal informasi terlapor diduga memiliki deking oknum Jenderal, Robin menjawab, “ Gak ada itu deking-deking jenderal, akan saya luruskan kasus ini.” jawabnya.

Diakhir konfirmasi ditanya lagi soal dugaan pengerusakan rumah pelapor yang juga dilakukan terlapor terlapor Budi Sudiantoro alias Unyil Cs, Robin lagi mengatakan, ”Tidak ada itu, ini saling lapor,” tutupnya.

Informasi yang didapat tim tobapos.co, terlapor Budi Sudiantoro alias Unyil Cs yang tergabung dalam Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), tiba-tiba melakukan penyerangan dengan menganiaya Supratyono alias Suprat yang merupakan karyawan Apindo Sumut terkait lahan di Dususn IV, Desa Nagakisar, Kecamatan Pantai Cermin, Deliserdang, pada 1 Juni 2020 lalu. Laporan korban tertuang dalam Nomor STPL/33/VI/2020/SB. CERMIN.

Tidak sampai disitu keberingasan para pelaku, rumah tempat tinggal Supratyono (foto-terduduk dikelilingi-red), juga dilempari hingga korban harus mengungsi bersama keluarganya sehingga korban berharap hukum harus ditegakkan, karena bila pelaku tidak segera ditangkap, maka berdampak pada kepercayaan masyarakat akan institusi Polri. (TP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *