SMP Satu Atap Diresmikan, Bupati Soekirman Meminta Anak Didik Belajar Dengan Giat

Pemerintahan

tobapos-co. Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman, Rabu (22/7/2020), menghadiri acara Peresmian SMP Negeri 2 Satu Atap Pantai Cermin di SMP Negeri 2 Satu Atap Pantai Cermin Dusun IV Desa Nagakisar Kecamatan Pantai Cermin.

Bupati Sergai memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Pendidikan bersama Kepala Sekolah, guru serta tenaga kependidikan lainnya, yang telah bersinergi dengan legislatif. 

” Seperti yang disampaikan oleh Kadis Pendidikan bahwa kekuatan dari dalam itu sangat luar biasa, maka hari ini kita wujudkan bersatunya kekuatan dari dalam tersebut dengan peresmian SMPN 1 Satu Atap Pantai Cermin yang kita banggakan ini, ” ujarnya.

Bupati berpesan kepada anak-anak didik sekalian untuk belajar sungguh-sungguh dan kerja keras dalam mencapai tujuan. 

” Saya yakin kalian bisa akan menjadi “naga-naga” kebanggaan daerah, bahkan menjadi kebanggan nasional, jangan merasa malu meski kalian tinggal di kampung, karena prestasi kalian tidaklah kampungan,” katanya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak masyarakat suku Batak, suku Jawa, suku Melayu dan suku lainnya yang ada di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat untuk menyadari bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita masih kalah dari daerah lain seperti Toba Samosir dan Karo.

Di daerah tersebut masyarakatnya sangat mementingkan pendidikan, dibuktikan dengan banyaknya lulusan sarjana. Bagi mereka, pendidikan adalah yang paling utama, dan tidak ada dalam kamus istilah putus sekolah. 

Saat ini salah satu penyebab putus sekolah, lanjut Bupati, selain sulitnya mendapatkan sekolah terdekat yang menampung, juga karena faktor ekonomi. Maka jangan kita biarkan anak-anak kita tidak mau bersekolah karena kesulitan mendapatkan sekolah terdekat dan mengutamakan mencari uang, karena tidak akan merubah nasib kita kalau tidak sekolah. Memang kita akan merasakan sakit dan miskin untuk sementara waktu, tetapi masa depan pasti lebih baik daripada tidak bersekolah,” paparnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya lagi, dengan dibukanya SMPN 1 Satu Atap ini akan banyak orang yang tadinya ingin putus sekolah, akan mengembalikan semangat melanjutkan sekolah. Walaupun sekolah ini masih satu atap, yang penting kita semua bersungguh-sungguh, semua guru yang ada serta insan kependidikan yang ada agar SMPN 2 Satu Atap Pantai Cermin ini menjadi role model sekolah yang banyak melahirkan generasi-generasi pintar, unggul, maju, dan berwawasan luas,” ungkapnya penuh yakin.

Bupati merinci, hingga sampai saat ini SD Negeri di Kabupaten Sergai ada 470, sementara SMP berjumlah 70, sudah termasuk swasta. Kita bayangkan siswa yang tamat SD ada 400 kelas, sementara SMP yang tersedia hanya 70 yang tentunya tidak akan mencukupi dan pastilah kekurangan menampung lulusan SD tersebut.

Oleh karena itu meskipun dalam keadaan keterbatasan, maka kita terus berupaya menutupi kekurangan tersebut, karena selayaknya jumlah SMP juga berjumlah sama dengan SD yang ada. Maka salah satu tujuan diresmikannya SMPN 2 Satu Atap Pantai Cermin adalah untuk menampung semua siswa yang ditamatkan oleh SD menuju jenjang SMP. 

” Hal ini sebenarnya setengah memforsir diri, sembari menunggu ada anggaran untuk membangun tersedia, padahal kita memiliki aset yang dapat dimanfaatkan, maka kita manfaatkan menjadi SMPN 1 Satu Atap Pantai Cermin ini. Pada kesempatan ini juga saya memerintahkan dinas terkait untuk segera menampung anggaran pembangunan SMP ini dalam penyusunan anggaran Tahun 2021, dan saya yakin Legislatif disini akan sangat mendukung serta memperjuangkan untuk keberlanjutan pembangunan pendidikan di Kabupaten Sergai,” tutup Bupati.

Sedangkan Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik, MM mengutarakan bahwa hari ini sejarah mencatatkan telah berdiri SMPN Satu Atap di Desa Naga Kisar ini. 

Tujuan diresmikannya SMPN 2 Satu Atap ini adalah untuk memperluas layanan pendidikan, meningkatkan daya tampung sekolah, serta meningkatkan akses pendidikan pada tempat konsentrasi lulusan SD/MI yang terjangkau. 

SMPN 4 Satu Atap Pantai Cermin ini, kata Joni lagi, memiliki luas lahan 4.200 M2 yang tergabung bersama SDN 105377 Naga Kisar dengan jumlah pendidik 14 orang dan jumlah siswa generasi pertama 55 orang untuk 2 rombel. (Sahat Parlindungan Pasaribu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *