Setelah Sempat “Pekong”, Bupati & Wabup Dairi Rujuk Kembali

Headline Peristiwa

tobapos.co – Setelah beberapa bulan lamanya hubungan Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu dengan Wakil Bupati Dairi Jimmy AL Sihombing retak atau dikenal bahasa di masyarakat pecah kongsi alias “Pekong”, akhirnya rujuk kembali.

Informasi yang didapat tobapos.co, belum lama ini, tepatnya Rabu  (22/6 2020), Bupati Dairi Eddy Keleng Ate berutu menyambangi Wakil Bupati Jimmy AL Sihombing di ruang kerjanya.

Namun tidak ada yang tau, pembicaraan mereka (bupati / Wabup – red), karena tidak ada melibatkan orang lain, termasuk Sekda Kabupaten Dairi. Hal itu dikuatkan dengan beredarnya foto selfi Bupati dan Wakil Bupati Dairi itu di media sosial dan sempat menjadi viral.

Sebagaimana diketahui, sebelum ada pertemuan kedua pejabat Dairi itu, Bupati dan Wakil Bupati itu diundang oleh Dirjen Otonomi Daerah (OTDA) ke Jakarta pada hari Senin (27/7/2020) mendatang, dengan agenda kegiatan dalam rangka pembinaan terkait penyelenggaraan Pemerintah Kabupaten Dairi.

Seperti diketahui sebelumnya, “pecah kongsi” Bupati dan Wakil Bupati Dairi itu terbuka lebar pada saat pelantikan 11 pejabat eselon 2 di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Dairi, Selasa (7/7/2020) belum lama ini. 

Ketika itu, acara pelantikan yang juga dihadiri seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Dairi sedang berlangsung, mendadak Wakil Bupati Jimmy, memasuki ruangan atau gedung tempat pelantikan dan langsung mengambil alih mikrophon, seraya melakukan protes, dan menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam proses mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Dairi yakni sejak mutasi pertama, hingga mutasi ketiga. Padahal sesuai dengan Undang – undang dan peraturan yang ada Wabup adalah pengawas dan pembina ASN.

Dihubungi di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2020), Wakil Bupati Dairi, Jimmy AL. Sihombing (foto) kepada tobapos.co mengakui bahwa dirinya dengan Bupati Eddy Keleng Berutu sudah bertemu di ruang kerjanya, dan membicarakan banyak hal.

Jimmy mengungkapkan, bahwa dalam pertemuannya dengan Bupati Eddy Keleng, mereka membahas bagaimana untuk melakukan perbaikan kedepan, untuk mencapai Visi & Misi yang mereka usung saat kampanye.

Selain itu, masih menurut Jimmy, dirinya bersama Bupati Eddy Keleng sepakat untuk melakukan penilaian terhadap pihak – pihak yang selama ini menggunting hubungannya dengan Bupati Dairi itu.

“Saya sampaikan ke pak Bupati, agar kita dapat duduk bersama dan saling mengingatkan, bagaimana sistim yang bagus untuk membangun Dairi. Saya juga tidak bilang, di sekeliling saya steril, yang pasti kita akan melakukan evaluasi terhadap orang – orang yang ada di sekeliling kita,” sebut Jimmy.

Jimmy menambahkan, bahwa dirinya bersama Bupati akan menghadiri undangan Dirjen OTDA Kementerian Dalam Negeri. Sebagaimana dengan informasi yang beredar, undangan Kemendagri kepada Bupati dan Wakil Bupati Dairi itu, diduga merupakan buntut ketidak harmonisan kedua pemimpin Kabupaten Dairi dimaksud. (BOLON).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *