Saat Katulampa Siaga 1, DKI Klaim Genangan Pasca Hujan Hanya Sebentar

Pemerintahan

tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta mengklaim genangan yang terjadi pasca diguyur hujan Senin 21 September malam di ibukota berangsur surut tidak lebih dari satu jam. Sedikitnya ada 10 petugas yang berjaga di setiap jalan rawan tergantung sebelum hujan turun.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, sebelum hujan tiba, pihaknya telah berkordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan menempatkan sejumlah petugas pasukan biru yang ada di kecamatan untuk berjaga di jalan rawan tergenang. Sehingga, ketika air tergenang, petugas langsung bekerja mengatasinya.

“Setiap kecamatan itu ada 50 petugas. Masing masing titik minimal 8-10 yang berjaga. Jadi begitu ada genangan, petugas cari penyebabnya. Kebanyakan itu ada sumbatan sampah,” kata Juaini Yusuf saat dihubungi, Selasa (22/09/2020).

Juaini menjelaskan, selain menurunkan petugas, pihaknya juga mengoptimalkan pompa stastioner dan mobile yang ada. Menurutnya, genangan yang terjadi kemarin itu tidak sampai memerlukan pompa mobile.

“Pompa stationer yang ada cukup membantu. Misalnya saja di daerah Benhil Tanah Abang dan Sudirman, begitu air tergenang, pompa langsung main. Langsung surat kok itu,” pungkasnya.

Untuk mengantisipasi genangan yang akan terjadi saat hujan datang kembali nanti, SDA terus melakukan pengerukan. Baik itu saluran mikro, saluran penghubung, waduk, sungai dan sebagainya. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *