Revisi Perda Dibahas, Taufik: Bukan Reklamasi Tapi Perluasan Ancol

Pemerintahan

tobapos.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta tengah memproses revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) reklamasi perluasan kawasan Ancol seluas 155 Hektar (Ha). 

“Sedang diproses ya sama DPRD. Prinsipnya kita akan merevisi perda terkait reklamasi Ancol Timur,” kata Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik (foto) usai acara Gowes Sehat di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (19/O7/2020).¬†

Politikus Gerindra ini mengatakan, bahwa perluasan Ancol 155 Ha itu merupakan reklamasi yang sudah dilakukan sejak 2009. Kala itu terdapat perjanjian antara Pemprov DKI dan PT Pembangunan Jaya Ancol untuk memperluas lahan reklamasi itu. 

Perluasan itu di wariskan oleh eks Gubernur Fauzi Bowo atau Foke. Perluasan kawasan rekreasi Dunia Fantasi (Dufan) 35 Ha dan Taman Impian Jaya Ancol 120 Ha.

“Itu perluasan Ancol Timur itu perluasan rekreasi Ancol dan Dufan,” papar Ketua DPD Partai Gerindra DKI itu.

Dulu di tahun 2009, kata dia, sedimentasi dari tumpukan tanah, lumpur, dan parsir dari kerukan 13 sungai dan 5 waduk di Jakarta untuk perluasan Ancol. Ia juga mengaku akan mengeruk 15 waduk yang sedimentasinya untuk perluadan Ancol

Jadi kegiatan perluasan reklamasi Ancol 155 Ha ini juga, lanjut Taufik, dimaksudkan untuk program penanganan banjir di ibukota. 

“Sehingga tanah sedimentasi yang mulai menumpuk di 13 sungai dan 5 waduk besar di Jakarta dan 30 waduk lagi itu perlu dikeruk dan dicarikan tempatnya,” terang Taufik. 

Dengan sedimentasi dari sungai dan waduk itu, lanjutnya, kini sudah terjadi perluasan Ancol seluas 20 Hektar. 

Proses revisi Perda RDTR di Dewan Kebon Sirih itu menjadi payung hukum membangun perlusan Ancol 155 Ha tersebut. 

“Ini menjadi pintu masuk supaya kita memperbaiki RDTR dan Perdanya,” tutupnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara.

Izin ini tercantum dalam surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgub pembangunan reklamasi itu ditekan Anies pada 24 Februari 2020 lalu.

Kepgub tersebut berisikan tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 Hektar (Ha) dan kawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 hektar.

“Memberikan izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi dunia fantasi (Dufan) seluas lebih kurang 35 hektar dan kawasan rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas lebih kurang 120 hektar,” tulis Anies dalam Kepgub itu. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *