Re-Born & Bondan Jemput Keluhan Pedagang: Pandemi Corona Pembeli Sepi Kewajiban Bulanan Mohon Diringankan

Ekonomi Headline

tobapos.co – Pandemi Covid-19 berimbas dengan sepinya pembeli, dalam pantauan kali ini khususnya di Pasar Kampung Lalang Medan. Akibatnya, pedagang terpaksa ‘gali lubang tutup lubang’.

Temuan ini didapat dari hasil jemput aspirasi pedagang yang dilaksanakan oleh Relawan Bobby Nasution (Re-Born) bersama dengan Bobby Nasution For Medan (Bondan), Selasa (21/7/2020). Dari kegiatan tersebut, rata-rata pedagang mengeluhkan sepinya pembeli yang tentunya berimbas dengan berkurang drastis pemasukan para pedagang.

“Konsumen tidak ada, berakibat nombok alias gali lubang tutup lubang. Kami tidak mampu membayar kebutuhan anak sekolah dan lainnya,” kata pedagang disana.

Karena minimnya pendapatan dari berjualan, para pedagang memohon agar beban pembayaran kewajiban bulanan di pasar seperti listrik, air dan lainnya bisa diringankan. “Penghasilan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari sekarang ini begitu sulit. Kami terpaksa berutang,” ucap Sihite merupakan pedagang kelontong.

Minimnya pembeli bertambah karena masih banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan di sekitar Pasar Kampung Lalang. “Karena masih banyak pedagang di luar, jadinya pengunjung yang ke dalam sepi,” beber Beru Sitepu.

Menanggapi ini, Ketum Re-Born Suwarno (foto-kanan) menuturkan dari keluhan-keluhan itu pemerintah harus mulai melakukan penataan dan pemetaan terhadap para pedagang.

“Penataan berupa perbaikan penerangan hingga kebersihan di pasar. Karena ini juga menjadi salah satu keluhan dari pedagang,” ungkap Suwarno didampingi Penasehat Re-Born Susilo, Sekretaris Umum Re-Born Rahmad Syah Ramadhan Harahap, Bendahara Mester Harahap, Wakil Sekretaris Siswarno, Wakil Bendahara Romulo Makarios Sinaga, Humas Re-Born Tekken Sinaga dan Kordinator Wilayah Abu Bakar serta Ketua Bondan Edhy Dhamendra.

Suwarno pun mengajak para kaum milenial agar tak sungkan berbelanja di pasar tradisional. “Bila itu dilakukan maka pasar tradisional tak terlampau sepi. Ekonomi akan berputar. Pedagang bisa mencukupi kebutuhannya,” ajak Suwarno.

Suwarno juga mengharapkan agar regulasi mengenai bantuan modal kerja darurat, bisa segera diterbitkan. Karena kebijakan itu akan sangat membantu para pedagang yang saat ini memang kesulitan untuk modal. Ia juga mengajak agar pedagang dan pembeli di pasar tradisional tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Semoga perekonomian kita makin membaik di tengah suasana kebiasaan baru ini. Pembeli juga bertambah ramai yang berkunjung ke pasar tradisional,” tandasnya. (KM-6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *