Penyebab Badai Gurun dari Sahara Sampai ke Amerika

Teknologi

tobapos.co– Badai debu dari Gurun Sahara, Afrika, telah menerjang Karibia sepanjang akhir pekan dan diperkirakan akan segera sampai ke Amerika Serikat.

Badai debu ini sangat tebal sehingga mengotori langit biru Karibia. Badai ini membuat langit biru di kawasan tropis itu jadi keabuan. Badai debu Sahara ini disebut sebagai badai debu terburuk di Karibia dalam sepuluh tahun terakhir. 

Lapisan debu dikabarkan sangat tebal sehingga bisa dilihat di satelit cuaca. Badai pasir ini pun bisa mengganggu kesehatan karena bisa menyebabkan masalah pernapasan.

Penyebab

Peneliti Universitas Reading Claire Ryder menyatakan badai debu Sahara yang akan melanda AS diakibatkan dari beberapa badai kecil yang terjadi di Afrika tengah dan barat. Badai ini lantas mengangkat pasir di gurun Sahara ke atmosfer.

Debu-debu ini tertiup ke arah benua Amerika lantaran angin di kawasan Afrika Barat yang bertiup ke arah timur, sedang mengalami anomali dan melemah pada bulan Juni ini. Angin tersebut dikenal dengan African Easterly Jet (AEJ).

Konidisi itu menyebabkan jumlah debu yang lebih besar dari biasanya dapat terakumulasi di lepas pantai barat Afrika. Kemudian dapat diangkut ke arah barat dengan sangat lebat ketika kecepatan AEJ bertambah.

“Ini tentu saja peristiwa debu berskala besar paling hebat yang pernah saya lihat,” kata Ryder.

Fenomena badai gurun yang bisa menyeberang hingga benua Amerika ini tergolong langka. Meski sebelumnya, badai serupa sudah sempat terjadi di masa lalu.

Tetapi fenomena badai gurun kali ini tergolong sangat besar dan kuat, seperti yang terjadi pada setengah abad lalu.

Melansir CNN, Saat ini, posisi awan debu yang dijuluki ‘awan debu Gozilla’ itu sedang menyapu seluruh kawasan Karibia dan pada akhirnya akan sampai di AS. 

Melansir Met Office, debu gurun Sahara bisa terbang ke berbagai wilayah karena angin bisa bertiup kencang di atas gurun hingg amengangkat debu dan pasir tinggi ke langit. Misalnya, debu dapat terbawa sampai ke Inggris jika angin di bagian atas atmosfer Sahara bertiup ke utara. 

Setelah diangkat dari tanah oleh angin kencang, awan debu dapat mencapai ketinggian yang sangat tinggi dan diangkut ke seluruh dunia yang mencakup ribuan mil.

Agar debu Sahara di langit bisa turun ke tanah, diperlukan hujan. Dalam prosesnya, hujan mengumpulkan partikel-partikel debu turun dan akhirnya menguap, meninggalkan lapisan debu.

Sering terjadi di Inggris

Debu Sahara relatif umum bagi sering terjadi beberapa kali dalam setahun di sejumlah negara, terutama ketika badai debu besar di Sahara bertepatan dengan pola angin selatan.

Badai debu Sahara tergolong cukup sering terjadi di Inggris. Bahkan bisa terjadi beberapa kali dalam setahun. Terutama jika pasir-pasir gurun itu terbawa dengan polla angin dari selatan yang bertiup ke utara.

Sehingga dalam situasi cuaca tertentu, debu Sahara juga dapat memengaruhi tingkat polusi udara.

(sumbercnn) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *