Penderita Covid-19 di Perumahan BSP Akhirnya Diisolasi Ke RS

Headline

tobapos.co – Upaya Sumihar Sibarani untuk isolasi mandiri di rumahnya Jalan Manggis Raya Komplek Perumahan BSP Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang setelah dinyatakan positif Covid-19 ditentang warga. Bahkan warga mengancam akan memblokir jalan masuk ke lokasi rumah ASN Dinas Kesehatan Deliserdang tersebut, jika dirinya tetap nekad bertahan di rumahnya.

Warga minta agar ayah 4 anak yang beristrikan bidan tersebut dievakuasi dan menjalani isolasi di rumah sakit bukan di rumah.

Keresahan warga perumahan BSP direspon cepat oleh Kepala Desa Pasar Melintang, David Sagala bersama Kepala Puskesmas Pagar Jati, dr Ruriko Tobing, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Pasar Melintang.

Mereka pun turun ke perumahan BSP.  Dalam pertemuan dengan pengurus BKM, STM Al Hidayah dan warga BSP di Mesjid Al Hidayah BSP terungkap bahwa Sumihar Sibarani penderita positif Covid-19 tanpa gejala.

”Bapak Suminar ini merupakan OTG. Dalam istilah jangkitan Covid-19, orang-orang ini disebut  orang tanpa gejala,” ungkap dr Ruriko Tobing kepada warga BSP, Minggu, (7 Mei 2020). 

Dan ketahuannya, sambung dokter Ruriko, setelah Dinas Kesehatan Deliserdang melakukan rapid test terhadap para ASN dinas tersebut, beberapa hari lalu.

Pun begitu, warga tetap kukuh agar Sumihar segera dievakuasi untuk menjalani isolasi di rumah sakit.

Akhirnya dr Ruriko menyanggupinya.  ”Saya telah berkoordinasi dengan Kadis Kesehatan selaku Ketua Tim Gugus Tugas Kabupaten Deliserdang. Dan beliau tidak keberatan agar Sumihar menjalani isolasi di rumah sakit. Sumihar akan kita jemput pakai ambulan,” kata dr Ruriko.

Warga perumahan BSP yang mendengarkan mengaku puas dan bisa menerimanya. Hari itu juga sekitar jam 7 malam, Sumihar dijemput petugas kesehatan berpakaian menggunakan Alat Pelindung Diri lengkap disaksikan puluhan warga.

Diberitakan sebelumnya, warga BSP resah terkait adanya salah seorang warga, Sumihar Sibarani positif terinfeksi virus korona menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Warga minta agar ASN tersebut dievakuasi dan menjalani isolasi di rumah sakit bukan di rumahnya. 

Mereka khawatir dengan hanya isolasi mandiri di rumah bisa menularkan virus korona ke tetangga.

”Rumah saya dengan pasien hanya berbatas jalan umum sekitar meter 6 meter saja. Kalau bisa kosongkan dulu rumah pasien dan dia dibawa ke rumah sakit karena masyarakat disini betul-betul cemas,” ujar Nafris, salah satu warga yang ikut protes.

Disebutkan, warga bukan untuk mengucilkan sang ASN yang terjangkit corona. Namun mereka meminta oknum ASN tersebut diisolasi di rumah sakit.

“Kami di sini bukan mau menyudutkan pasien. Justru kami akan mendoakan pasien agar cepat sembuh. Pasien harus diberi support agar tetap semangat. Semoga beliau cepat sembuh,” kata Hendra Sembiring, Ketua BKM Al Hidayah Komplek Perumahan BSP Lubukpakam.

Selain meminta ASN itu dievakuasi ke rumah sakit, warga juga meminta adanya disinfeksi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Karenanya, warga berencana dan menutup jalan menuju rumah Sumihar yang sedang mengisolasi diri di rumahnya menggunakan broti.

Sebelum melakukan aksinya, warga telah melaporkannya kepada Kades Pasar Melintang, David Sagala dan kades berjanji akan berkoordinasi dengan Camat Lubukpakam, Kurnia Boloni Sinaga.

 “Saya akan koordinasikan dulu sama camat bang,’kata David Sagala ketika dikonfirmasi wartawan.

Dijelaskan kades, begitu SS dinyatakan positif covid-19 tim Gugus Tugas Kecamatan dan Kabupaten Deli Serdang telah datang kerumah Sumihar dan disarankan isolasi mandiri di lantai dua rumahnya dan tidak boleh turun ke lantai satu. Segala keperluannya selama isolasi disediakan dan diantar sebatas pintu masuk ke lantai dua. (ET DS1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *