Mantan Anggota DPRD Sumut Meilizar Latif Belum Ditangkap, Ada Apa Dengan KPK ?

Headline Korupsi

tobapos.co – Mantan anggota DPRD Sumut Meilizar Latif hingga kini belum juga ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ada apa dengan KPK ?

Belasan massa yang mengatasnamakan Jaringan Keadilan Nusantara pun berunjukrasa didepan Gedung DPRD Sumut, Rabu 22 Juli 2020).

Mereka meminta KPK agar segera menangkap mantan anggota DPRD Sumut Meilizar Latif.

Koordinator Aksi DPW Jaringan Keadilan Nusantar Solahuddin Tanjung dalam orasinya mengatakan, korupsi di Sumateta Utara tak akan pernah habis meski KPK terus malakukan penangkapan terhadap para eksekutif maupun legislatif.

14 orang tersangka mantan anggota DPRD Sumut yang dalam waktu dekat ditahan pun bukan menjadi akhir penangkapan.

“Untuk memaksimalkan kerjanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menetapkan tersangka suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho ke anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019, minimal 5 orang,” ujar Solahuddin.

Salah satunya Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut Meilizar Latif yang selama dua periode menjadi anggota DPRD Sumut, sejak 2009 hingga 2019.

“Meski telah mengembalikan uang suap ke KPK, bukan berarti menghentikan proses hukum,”ungkap Solahuddin.

Oleh karena itu, kata Solahuddin, DPW LSM Jaringan Keadilan Nusantara menyampaikan tuntutan agar KPK segera menetapkan Meilizar Latif sebagai tersangka penerima uang suap mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

“Jika Meilizar Latif benar relah mengembalikan uang suap mantan Gubsu Gatot ke KPK, berapa jumlahnya?” kata Solahuddin didampingi Korlap, Irpan S.

Solahuddin juga meminta KPK agar membeberkan ke publik jumlah uang suap yang dikembalikan Meilizar Latif.

“Meilizar Latif tidak bisa dibiarkan bebas dari status tersangka, pasalnya dia terlibat langsung dalam proses pembagian uang suap yang diperintahkan Tahan Manahan Panggabean. Meilizar Latif juga merupakan orang paling dekat mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut,” bebernya.

Mantan anggota DPRD Sumut Meilizar Latif itu sama seperti Guntur Manurung mantan anggota DPRD Sumut yang saat ini sudah ditahan KPK.

“Jika KPK tidak mengumumkan jumlah uang suap yang dikembalikan Meilizar Latif, dan tidak menetapkan statusnya sebagai tersangka, maka aksi unjuk rasa ini akan berlanjut ke gedung merah putih KPK di Jakarta,” pungkasnya. (Sofar Panjaitan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *