Kunker Kapolda Sumut di Labuhanbatu, Tidak Ada Toleransi Bagi Pengedar Narkoba dan Kejahatan Jalanan

Sekitar Kita

tobapos.co – Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Martuani Sormin melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Labuhanbatu guna memberikan bantuan pangan, sekaligus meresmikan Kampung Tangguh “Ika Bina En Pabolo” di Pondok Pesantren Darus Sholihin, Kelurahan Aekpaing, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu, 2 September 2020.

Kunjungan kerja orang nomor satu di Polda Sumatera Utara di Kabupaten Labuhanbatu tersebut disambut baik oleh para unsur pimpinan daerah dari 3 Kabupaten, mulai dari Labuhanbatu, Labusel dan Labura yang berada di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Martuani Sormin dalam kunjungannya menyebutkan, kampung tangguh “Ika Bina En Pabolo” telah melakukan program ketahanan pangan, diantaranya penanaman padi seluas 55 hektar, penanaman cabe 15 hektar, ternak sapi 40 ekor dan tambak ikan lele Sebanyak 30 kolam.

Martuani juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Labuhanbatu, Pemkab Labusel dan Pemkab Labura, Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, Dandim 0209/LB Letkol Inf Asrul Kurniawan, Danyon 126/KC serta seluruh masyarakat sekitar kampung tangguh.

Jenderal bintang dua itu menekankan, setiap anggota Polres Labuhanbatu harus memberikan pelayanan yang humanis terhadap masyarakat.

“Kehadiran saya ke sini adalah untuk memberikan dukungan semangat untuk mampu dan tangguh dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19,” ucap Irjen Pol Martuani Sormin.

Kapolda juga berharap nantinya seluruh masyarakat dan aparatur negara patuh terhadap protokol kesehatan dengan selalu memakai masker saat beraktifitas di luar rumah, serta rajin menyuci tangan pakai sabun pada air mengalir dan etap menjaga jarak aman.

Aparat negara, baik itu Polri maupun TNI dan pemerintah daerah diharapkan tetap menyampaikan imbauan serta pendisiplinan terhadap penerapan protokol kesehatan. Termasuk di Pondok Pesantren Darus Sholihin, agar melakukan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19.

“Apabila ada warga atau santri mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19, segera lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat guna mencegah terjadinya penularan kepada orang-orang yang kita sayangi,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapoldasu menyampaikan bahaya yang terjadi di Sumut saat ini, salah satunya terkait peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba serta kejahatan jalanan.

“Tidak ada toleransi bagi pengedar narkoba, juga terhadap para pelaku Curas dan kejahatan jalanan lainnya,” tegas Martuani. (Sofar Panjaitan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *