Keselamatan Terancam, Petugas Pos Chek Point Malam Hari Sidiangkat Dairi Tidak Dilengkapi Apill

Sekitar Kita

tobapos.co – Petugas posko terpadu pemeriksaan kendaraan penumpang dan barang atau pos chek point Sidiangkat, Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Sumut yang bertugas pada malam hari tidak menggunakan apill (alat pemberi isyarat lalulintas) saat bekerja.

Padahal diketahui, apill sangat diperlukan salah satunya untuk pengamanan diri personil yang bertugas menghentikan laju kenderaan pada malam hari.

Pantauan tobapos di lokasi, Senin (6/7/2020), sejumlah personil yang bertugas untuk menghentikan kendaraan yang datang dari arah Aceh Selatan menuju Sidikalang, tidak ada satu orangpun petugas yang menggunakan alat pengaman apill, mereka hanya mengandalkan penerangan senter telepon genggam.

Padahal, hampir seluruh kendaraan yang datang dari arah Aceh itu melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga mengancam keselamatan petugas yang yang terdiri dari Sat Lantas Polres Dairi, Personil dari Kodim 0206 Dairi, Dinas Perhubungan dan personil Satpol PP Kabupaten Dairi.

Kepada tobapos, salah seorang warga masyarakat Sidiangkat, Harapenta Ginting, yang tinggal tidak jauh dari pos chek point itu, dan mengaku hampir setiap malam berada di pos itu, mengkhawatirkan keselamatan personil pos chek point disana.

“Mengingat laju atau kecepatan kendaraan yang datang dari arah Aceh, menuju Sidikalang rata – rata berkecepatan tinggi, sudah seharusnya personil yang bertugas pada malam hari untuk menghentikan kenderaan harus menggunakan alat pengaman apill tersebut, agar pengemudi dapat melihat tanda dan mengetahui adanya pemeriksaan dari jarak jauh, dan dapat mengurangi kecepatan kenderaanya”, sebut Harapenta, seraya berharap agar pemerintah Dairi memfasilitasi petugas.

Selain dari petugas TNI & Polri, Dinas Perhubungan, dan personil Satpol PP,  Pos Chek Point Sidiangkat yang berada di Puncak Sidiangkat itu, juga tampak sejumlah petugas kesehatan relawan Covid – 19 dari Dinas Kesehatan, yang bertugas untuk melakukan pengecekan suhu dari penumpang, kenderaan yang datang dari arah Aceh. (Bolon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *