Keluarga Korban Pertanyakan Kinerja Polsek Tanah Pinem, 2 Kali Melakukan Penganiyaan Terlapor Masih Bebas Berkeliaran

Kriminal

tobapos.co – Korban pembacokan, Perhatian Sembiring dan Zulkarnaen Pinem di Desa Harapan, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara dengan terlapor Joniar Ginting, hingga kini proses hukumnya dinilai masih mengambang.

Kondisi itu menurut Lufi Dameria Siregar SH, anggota Indonesia Police Watch Sumatera Utara yang mengaku tetap mengikuti perkembangan pengaduan korban dan dalam waktu dekat ini akan melaporkan kepada Kapoldasu. Sebab menurutnya kasus tersebut hampir berjalan satu tahun  dan terkesan dibiarkan oleh pihak kepolisian dengan memberikan alasan yang dinilainya tidak masuk akal.

“Keluarga saya sudah jadi korban dua kali kejadian pembacokan dengan pelaku yang sama dan kasusnya  sudah dilaporkan ke Polsek Tanah Pinem,” kata Lufi Dameria Siregar. Sabtu (27 Juni 2020).

Menurut Lufi lagi, setelah kasus pembacokan itu dilaporkan ke pihak kepolisian setempat, awalnya tim penyidik terlihat semangat. Namun saat ini menurutnya mulai terlihat kendor.

Lanjutnya, buktinya walaupun sejumlah  orang saksi dari korban yang sudah memberikan keterangan dalam kasus itu, pelaku belum juga diamankan dengan dalih tidak ada informasi dari masyarakat dimana keberadaan Juniar Ginting. “Sikap penyidik Polsek Tanah Pinem terkesan membiarkan pelaku pembacokan itu berkeliaran tanpa memprosesnya.

Sedangkan korban harus mendapatkan perawatan secara intensif di rumah sakit bahkan keluarganya terpaksa mengungsi ke kabupaten lain. Mengapa pihak Polsek Tanah Pinem maupun Polres Dairi tidak tangap dalam hal ini? ” ujar Lofi dengan nada kesal.

”Ada dugaan pihak kepolisian setempat melakukan kongkalikong dengan pelaku, maka sudah sepatutnya Kapoldasu mengkaji ulang kembali jabatan Kapolsek Tanah Pinem dan Kapolres Dairi. Karena bila hal-hal itu tetap saja dipertahankan, dikhawatirkan citra pihak kepolisian menjadi tercoreng,” sebutnya.

Sementara itu, AKP Ikat Lubis selaku Kapolsek Tanah Pinem dikonfirmasi melalui ponselnya ketika dikonfirmasi membantah kalau kasus tersebut tidak ditangani dengan serius dan untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku, pihaknya sudah menurunkan anggota ke lokasi tempat persembunyian tersangka,” ujarnya. (ET. DS-1) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *