Grebek Narkoba Di Gang Pante, Panit Dit Narkoba Polda Sumut Terluka Warga Melawan Ditembak

Headline Kriminal

tobapos.co – Penangkapan pengedar narkoba di Gang Pante, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan berujung penembakan, hal itu terjadi diduga akibat warga melakukan perlawanan terhadap petugas dari Dit Narkoba Polda Sumut. Minggu (18/10/2020), sekira Pukul 16:00 wib.

Informasi didapat di lokasi kejadian, awalnya petugas disebut hendak menangkap pengedar narkoba jenis sabu merupakan pengembangan dari seorang pembeli yang ditangkap sebelumnya.

Saat petugas tiba di dalam Gang Pante, pengedar yang dimaksud pun berhasil diamankan dan diboyong, sedangkan beberapa petugas masih tertinggal di dalam gang tersebut untuk mengamankan kendaraan.

Panit Terluka

Saat itu, warga yang heboh, seketika tanpa dikomando melempari dengan batu hingga ada seorang petugas yang terluka disebut menjabat Panit di bagian kepala dengan luka 7 jahitan dan kendaraan petugas hancur diamuk warga.

Dalam kondisi panik, warga yang tidak jauh dari petugas yang masih di dalam Gang Pante, saat itu disebut sedang terlibat adu mulut dengan petugas, sebab ada perlawanan kepada petugas yang hendak memboyong seorang tersangka yang belakangan diketahui bernama Suryandi alias Jeri. Adapun disebut dari Suryandi alias Jeri diamankan 5,08 gram sabu – sabu, sendok dan plastik klip sabu.

Masih dalam kondisi tegang, petugas terpaksa melepaskan tembakan terhadap Sahrin yang disebut petugas melakukan perlawanan menghalangi petugas, sekaligus untuk meredam serangan warga lainnya.

Dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih

Kondisi saat itu masih mencekam, beberapa orang yang tidak dikenal warga hendak memasuki Gang Pante nyaris menjadi amukan warga.

Atas inisiatif warga, seorang korban terluka tembak diketahui bernama Sahrin hendak dibawa ke Rumah Sakit Bina Kasih guna mendapat pertolongan medis, dibawa istrinya.

Melihat petugas ramai di RS tersebut, istri Sahrin bernama Gadis yang naik dibecak, berusaha menghindar namun dikejar petugas dan berhasil dibawa masuk ke RS Bina Kasih. Terlihat bagian paha kiri Sahrin tertembus peluru dari belakang ke depan.

Sedangkan seorang lagi disebut -sebut oknum PNS inisial MS mengalami luka juga pada bagian kaki disebut akibat tembakan dan belum diketahui dirawat dimana. Terkait infomasi soal oknum PNS ini terluka, berdasarkan informasi dari warga, namun belum diketahui pasti dan masih diperlukan penelusuran.

Hingga berita ini dimuat, tampak ramai petugas berpakaian sipil mondar mandir di lokasi Gang Pantai, begitu juga dengan warga masih ramai berkerumun.

Terkait ini, Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Robert Dacosta yang dikonfimasi tobapos.co melalui Kasubdit 3 AKBP Fadris membenarkan pelaku Sahrin yang ditembak akibat melawan petugas dan bukan ada salah sasaran.

Saat ditemui beberapa warga oleh tim tobapos.co, keluarga Sahrin disebut akan melaporkan penembakan itu ke Propam Polda Sumut. Sebab menurut warga, Sahrin merupakan warga Gang Pante dan tidak mengetahui tentang narkoba disana, apalagi terlibat.

Tampak lagi, akibat ingin melihat kondisi Sahrin di Rumah Sakit Bina Kasih, warga ramai berdatangan menyebabkan bertumpuknya orang di masa pandemi covid -19 ini. (TP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *