Ekonom Ramal Rupiah Stabil di Kisaran Rp14.500 per Dolar AS

Ekonomi

tobapos.co– Wakil Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto memproyeksikan rupiah akan stabil di kisaran Rp14.500 per dolar AS sepanjang 2020.

“Nilai tukar rupiah sampai akhir tahun tidak akan jauh dari posisi hari ini Rp14.500-an. Tidak akan terlalu jauh sampai Rp15.000,” katanya pada Kamis (23/7).

Proyeksi tersebut didasari oleh perilaku investor asing yang dinilainya masih akan bertahan ‘memarkirkan’ dananya di Indonesia. Menurut Eko, hal ini teruji ketika virus corona baru masuk ke Tanah Air dan investor asing keluar secara berjamaah.

Kala itu rupiah sempat melemah ke level Rp16.500 per dolar AS. Namun, nilai tukar mata uang garuda kembali stabil ke kisaran Rp14 ribu seiring dengan kembalinya kepercayaan asing ke pasar dalam negeri. 

Eko yakin kepercayaan investor asing telah kembali. Jika pun kejadian serupa akan terjadi lagi, Eko mengatakan bahwa larinya dana asing hanya akan bersifat sementara.

“Dana asing dan modal betah di Indonesia, namun bisa saja pada kuartal ke dua minus, keluar sebentar nanti masuk lagi,” jelas Eko.

Meski tak memungkiri ada penurunan di sektor riil, namun Eko mengatakan sektor perbankan masih dilirik investor untuk dijadikan ladang investasi. Selain itu, ia menilai stabilisasi rupiah dapat tercapai berkat pembelian obligasi negara oleh asing.

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada akhir Juni 2020 sebesar US$131,7 miliar. Posisi cadangan devisa naik US$1,2 miliar dibandingkan Mei sebesar US$130,5 miliar.‚Ä®

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 8,4 bulan impor atau 8,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa Juni berada di atas standar kecukupan internasional dengan kisaran 3 bulan impor.
(sumbercnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *