Bupati Labura Kharuddin Syah Dikabarkan Jadi Tersangka DBH PBB?

Korupsi

tobapos.co – Setelah sebelumnya sempat geger adanya isu penetapan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Kharuddin Syah menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Kini masyarakat Labura kembali dihebohkan dengan berhembusnya kabar tak sedap tentang dugaan ditetapkannya Bupati Labura sebagai tersangka oleh Polda Sumut terkait kasus korupsi Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan (DBH PBB) tahun anggaran 2013 – 2015.

Kabar penetapan tersangka oleh Poldasu ini justru disertai dengan beredarnya foto mirip salinan surat penetapan yang diterbitkan oleh Ditreskrimsus Poldasu (foto-red).

Pantauan wartawan, Selasa 24 Juni 2020 mulai sejak pagi hingga malam, foto itu tampak ramai diunggah oleh warga pengguna media sosial (Medsos) facebook di daerah ini.

Dimana, tampak tertulis nama H. Kharuddin Syah, SE disebutkan sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan biaya pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkebunan yang diterima Pemkab Labura Tahun Anggaran 2013, 2014 dan 2015.

Namun, meski foto mirip salinan surat penetapan tersangka ini telah beredar luas di masyarakat, hingga saat ini Poldasu belum mengumumkan secara resmi tentang status hukum Kharuddin Syah dalam kasus yang telah menjerat tiga orang pejabat Pemkab Labura.

Ketiga pejabat tersebut diketahui, Ahmad Fuad Lubis yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Faizal Irwan Dalimunthe saat itu Sekretaris DPPKAD, dan Armada Pangaloan menjabat sebagai salah satu kepala bidang di dinas yang sama.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Labura Zahida Haffani Siregar mengaku sejauh ini belum mengetahui tentang kabar beredar tersebut. “Saya belum tahu tentang itu, ” ujarnya singkat.

Hal yang sama juga disampaikan Zahida, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdakab Labura Timbul Harianja juga mengaku belum mengetahuinya.

“Belum tau, nanti saya cek dulu, ya,” ucap Timbul, Kamis 24 Juni 2020.

Sangat disayangkan, hingga berita ini ditulis, tak satupun pejabat Pemkab Labura yang mengetahui kebenaran informasi kabar dugaan penetapan status tersangka Khairuddin Syah itu.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Roni Samtana saat di konfirmasi wartawan terkait sejauh mana kebenaran foto mirip surat salinan penetapan status Khairuddin Syah sebagai tersangka?, Kamis (25/6/2020), belum memberi jawaban. Bahkan hingga berita ini dimuat mantan penyidik KPK tersebut tidak belum membalas pesan melalui whatsapp wartawan. (Sofar Panjaitan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *