BKPRMI Sumatera Utara Tolak Pengesahan RUU Haluan Ideologi Pancasila

Headline Sekitar Kita

tobapos.co – Bahaya laten Partai Komunis Indonesia (PKI) masih membekas di sanubari masyarakat tanah air. Sepak terjang Partai berlambang palu, arit dengan bendera berwarna merah menjadi ingatan dari sebuah mimpi buruk masyarakat bangsa besar bernama Indonesia, dan jelas-jelas tidak ingin terulang.

Dari sekian kekhawatiran yang disampaikan masyarakat luas, Dewan Pimpinan Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Sumatera Utara, turut menyuarakan PKI yang dinilai sangat berbahaya jika tumbuh dan hadir di tengah-tengah bangsa Indonesia. 

Salah satu hal kekhawatiran menurut BKPRMI Sumatera Utara adalah disahkannya RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Dalam hal ini, BKPRMI sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan, menolak akan pengesahan RUU HIP, yang nantinya bisa menjadi Undang-Undang.

Pernyataan sikap BKPRMI Sumatera Utara atas penolakan RUU HIP dinyatakan dengan surat pernyataan sikap yang linier dengan sikap DPP BKPRMI dan seluruh kader BKPRMI Se-Indonesia yang dikirimkan oleh Ketua Umum BKPRMI Sumatera Utara Zulkhairi Pahlawan kepada redaksi tobapos.co, berikut pernyataannya :

Dengan ini kami DPW BKPRMI Sumatera Utara menyatakan Sikap sebagai berikut :

  1. Tetap mendukung berlakunya TAP MPRS No: XXV/MPRS/1966 Tentang Pembubaran PKI. 
  2. Menolak berkembangnya ide, gagasan dan pemikiran yang mengarah pada bangkitnya Komunisme, Marxisme dan Leninisme di Indonesia.
  3. Mendesak kepada Pemerintah dan penegak hukum untuk melakukan penyekatan terhadap faham Komunisme, Marxisme dan Leninisme serta mengambil tindakan hukum bagi yang menyebarkan faham yang dimaksud.
  4. Mengajak kepada ummat Islam Indonesia untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap modus-modus penyebaran faham Komunisme, Marxisme dan Leninisme.
  5. Mendorong kepada seluruh ummat Islam, Ormas -ormas Islam dan komponen bangsa lainnya untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam mengawal keutuhan NKRI dan dari rongrongan penyebaran faham Komunisme, Marxisme dan Leninisme di Indonesia.(KM-6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *