Bila Keluar Kota Cuti Bersama, ASN Pemprov DKI Harus Tes PCR

Pemerintahan

tobapos.co – Pemprov DKI Jakarta meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang keluar kota pada saat pelaksanaan cuti bersama mulai Rabu 28 Oktober besok melakukan tes PCR. Baik sebelum dan sesudah melakukan perjalanan. ASN juga diminta tetap displin dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 50/SE/2020 Tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pada Pelaksanan Cuti Bersama. Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada pelaksanaan cuti bersama.

Dengan ini disampaikan bahwa hari Rabu dan hari Jumat 28 dan 30 Oktober 2020 ditetapkan sebagai cuti bersama melalui Keputusan Presiden No. 17 Tahun 2020 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2020 dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Kamis 29 Oktober 2020. Sehingga jumlah hari libur akhir pekan menjadi 5 (lima) hari terhitung sejak Hari Rabu tanggal 28 Oktober s.d. Hari Minggu 1 November 2020.

“Kepada ASN Pemprov DKI yang akan memanfaatkan cuti bersama dan libur akhir pekan agar tetap mematuhi Prokes Pencegahan Penyebaran Covid-19 (memakai masker, mencuci tangan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjaga jarak),” kata Chaidir dalam SE yang dikutip, Senin (26/10/2020).

Chaidir menjelaskan dalam mengisi cuti bersama dan libur akhir pekan kali ini, sedapat mungkin menghindari perjalanan ke luar kota. Dan tetap berkumpul bersama keluarga serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing.

Jika perjalanan ke luar kota tidak dapat dihindari dengan alasan yang sangat mendesak, maka diimbau agar melakukan uji tes PCR sebelum maupun setelah melakukan perjalanan.

“Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa selama pelaksanaan cuti bersama dan libur akhir pekan tidak menjadi penyebab meningkatnya penularan Covid-19,” pungkasnya.

Selain itu, Chaidir juga memastikan waktu kerja pegawai di lingkungan Pemprov DKI yang tetap mengacu pada Surat Edaran Kepala BKD Nomor 48 Tahun 2020. Dengan peningkatan kapasitas pegawai yang melaksanakan tugas di kantor paling banyak 50% dalam satu waktu bersamaan. (TP 2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *