Anak Pedagang Kelapa Parut di Pasar Petisah Medan Lulus Cumlaude di USU & USM

Headline Sekitar Kita

tobapos.co – Kegembiraan terpancar dari wajah Suwarno dan keluarganya, kebahagian itu karena anak-anaknya Selly Pertiwi, SI.Kom (24) dan Muhammad Alfi Syahri S.Ars (23) telah menyelesaikan studi sarjana dari universitas di tempat kedua anaknya tersebut menempuh perkuliahan.

Lebih membanggakan lagi, Selly anak pertama dan Alfi anak keduanya sama-sama lulus dan meraih predikat Cum Laude.

“Alhamdulilah, saya dan kakak bisa menyelesaikan studi kami dengan predikat Cum Loude” ujar Alfi usai prosesi photo wisuda bersama seluruh keluarga, Kamis (15/10/2020).

Secara bergantian Selly dan Alfi menceritakan tentang kisah ayahnya yang bekerja sebagai pedagang kelapa parut di basemant Pasar Petisah, Kota Medan. Sedangkan ibunya merupakan ibu rumah tangga.

Kondisi itu justru membuatnya mereka terlecut untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya demi masa depan yang lebih baik.

Diakuinya apa yang diraihnya saat ini tidaklah mudah. Namun impian dan cita-cita memang harus diraih dengan tekad yang kuat dan kerja keras, ungkap Selly.

Di sisi lain, dukungan orang tua juga menjadi faktor kekuatan bagi mereka untuk mengejar pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Walapun orangtua saya hanya seorang pedagang kelapa parut, tetapi mereka sangat mengedepankan pendidikan bagi anak-anaknya,” tegas Selly.

Alfi menambahkan bahwa dirinya masih mengingat pesan ayahnya yang selalu menekankan pentingnya pendidikan. Sebab, pendidikan merupakan jalan yang dapat mengubah kondisi seseorang.

“Ayah pernah mengatakan pendidikan itu nomor satu. Pendidikan bisa mengubah kita dari kondisi yang sekarang,” ujarAlfi.

Pesan ayahnya itu menjadi pegangan hidup Dirinya.

Semenjak sekolah dasar, Alfi dan Selly tekun belajar. Alhasil berbagai prestasi berhasil ditorehkan. Baik akdemis maupun olahraga.

Setelah lulus dari SMA Negeri 3 Medan, Alfi bertekad untuk bisa kuliah di USU.

Berkat akademik yang bagus Alfi pun mampu mewujudkan mimpinya dengan berkuliah di Fakultas Tekhnik Jurusan Arsitektur Universitas Sumatera Utara.

Bahkan dia menjadi orang pertama dari kampungnya yang menjadi Arsitek dengan predikat Cum Laude.

Sama dengan Selly yang mendapat beasiswa dari jalur prestasi di USM Semarang. Selama di USU, Alfi juga mendapatkan beasiswa dalam menempuh perkuliahan.

” Alhamdulilah Saya dapat beasiswa di USM, Alfi juga mendapatkan beasiswa di USU bahkan adik kami Muhammad Satria pun mendapatkan beasiswa di PB Jaya Raya, Jakarta.  Jadi sampai sekarang ini kami bersyukur tidak memberatkan orang tua tuk mengeluarkan biaya pendidikan. Meskipun ayah terkadang tetap mengirimkan uang buat kami, tapi untuk keperluan yang lain-lain,” urai Selly.

Fasilitas beasiswa yang mereka raih dapat berlanjut kemanfaatannya sampai mereka mendapatkan predikat lulus dengan memuaskan ‘Cum Laude’.

Bersyukur

Sebagai seorang ibu, Yatimah sangat bersyukur anak-anaknya berhasil menyelesaikan studinya di USM dan USU dengan predikat sangat memuaskan (Cum Laude).

“Bahagia dan tentu bersyukur jerih payah kami dibalas Allah SWT dengan yang terbaik. Saya selalu mendoakan yang terbaik,” ucapnya.

“Ayah mereka selalu meyakinkan pasti bisa, bagaimanapun caranya dan dia pun mendorong anak-anak untuk mencari beasiswa dengan prestasi. Alhamdulilah sampai saat ini, hasil tidak menghianati usaha” tambahnya.

Yatimah mengungkapkan, selain Selly dan Alfi anak ketiga mereka Muhammad Satria,  kini juga mendapat beasiswa dari PB Jaya Raya, Jakarta. Ia ditempah untuk menjadi atlet kebanggaan bangsa dan negara. Ia sudah beberapa kali membawa nama Indonesia dalam pertandingan bulu tangkis ‘Asia Cup’. Untuk Sumatera Utara sendiri, Satria pun pernah mewakili Sumatera Utara dan berhasil menyabet juara dalam POPNAS 2019, untuk pertandingan Ganda Putra dan Ganda Campuran.

Sementara Nabila anak bungsu dari pasangan Suwarno dan Yatimah ini pun kini sudah mulai terlihat tertarik mengikuti kegiatan seperti kakaknya Selly. Nabila kini sering menoreh prestasi dengan mengikuti beberapa perlombaan fotografi, baik di sekolah maupun yang diadakan oleh Dinas Pendidikan. (M4DON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *