Aiptu Partono Dibacok Komplotan Sindikat Saat Pengembangan Kasus Besar Narkoba di KIM III Medan

Headline Kriminal

tobapos.co – Polda Sumut mengungkap kasus narkotika jenis sabu sebanyak 100 Kg dan 50 ribu butir pil ekstasi melalui Dit Resnarkoba, informasi didapat saat gelaran pres rilis di depan ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan. Namun dalam pengungkapan itu seorang petugas terluka akibat dibacok seorang dari para tersangka.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin didampingi Dir Narkoba Polda Sumut mengatakan,”Pengungkapan kasus narkotika ini berawal dari hasil pengembangan tersangka berinisial DEJ yang diringkus bersama barang bukti sabu seberat 23 Kg pada hari Jumat (19/06/2020) lalu, dimana dari hasil keterangan tersangka, personel unit 2 Subdit II Dit Resnarkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku lainnya di Jakarta.” ujarnya.

Lanjutnya, pada Sabtu (15/8/2020), kembali dilakukan penangkapan tersangka berinisial HW di Jalan Kali Baru Barat 7 Jakarta dan disita barang bukti berupa 3 karung plastik yang berisi 50 bungkus teh china berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan seberat 50 Kg dan satu kotak fiber berisikan 5 bungkus plastik transparan berisikan 25 ribu butir pil ekstasi.

Masih dalam pengembangan kasus tersebut, kembali diringkus inisial ST di Jalan Raya Cilincing Kalibaru Jakarta dan disita barang bukti berupa 2 karung plastik dengan sebanyak 50 bungkus teh china yang berat keseluruhan seberat 50 Kg, juga sebanyak 25 ribu butir ekstasi. Dari keterangan tersangka ST, narkotika tersebut akan diantar ke gudang di Medan.

Kemudian, pada Senin (17/8/2020) dilaksanakan Controlled Delivery atau penyerahan Narkoba yang diawasi oleh petugas di salah satu gudang di daerah KIM 3 Medan. Namun disana tersangka ST melakukan perlawanan serta menyerang salah satu personel Aiptu Partono dengan sebilah golok (parang-red) hingga mengalami luka bacok, sehingga dilakulan tindakan tegas, keras dan terukur kepada tersangka ST.

Setelah ST roboh, kemudian petugas membawa tersangka ST ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, namun di perjalanan menuju rumah sakit tersangka ST meninggal dunia.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, MSi dalam paparan itu juga meminta bantuan dari seluruh pihak khususnya awak media untuk membantu memberi edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Narkoba serta memberi informasi jika mengetahui adanya peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.

“Kita harus bersatu dan berkomitmen menjadikan Narkotika sebagai musuh bersama demi anak-anak, keluarga serta lingkungan yang kita cintai.” pungkasnya. Selasa (18/8/2020). (RG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *