4 Warga Riau Jaringan Narkoba Antar Negara Ditangkap, Seorang Tewas Ditembak

Headline Kriminal

tobapos.co – Unit Reskrim Polsek Patumbak bersama Tim Gabungan meringkus 4 orang tersangka kurir narkoba jaringan antar negara, Indonesia-Malaysia.

Ke empat tersangka yang diringkus yakni Syafrizal Perangin-angin alias Nangin alias Rizal (46) warga Lintas Duri Medan Gang Sidodadi, Kecamatan Bagan Besar Privonsi Riau (meninggaal dunia), Heri Irwansyah alias Bombom (40) warga Desa Bakti, Kecamatan Bakti Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Taufik Hidayat (50) warga Simpang Sebanga KM 3, Desa Sebanga, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, dan Basri alias Aphen (43) warga Komplek Villa Permata Indah Blok E No.10, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekali, Kota Pekan Baru, Riau.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Wakasat Narkoba Kompol Doly Nelson Nainggolan, Kapolsek Patumbak Arfin Fachreza, Kamis (2/7/2020) sore mengatakan, “Penangkapan pertama pada Minggu (28/6/2020), Tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Patumbak dan Ditres Narkoba Poldasu, mendapat informasi adanya pengiriman paket narkoba jenis sabu-sabu dari Medan menuju Kabupaten Batu Bara, menggunakan mobil merk Ford.

Tim langsung melakukan pengejaran. Tiba di Kabupaten Batu Bara, sekira pukul 20.00 wib, di parkiran Rumah Makan “Seratus”, petugas gabungan melakukan penangkapan terhadap Syafrizal Perangin-angin alias Nangin alias Rizal bersama temannya Heri Irwasnyah alias Bombom.

” Dari dalam mobil ditemukan barang bukti 1 klip shabu-shabu seberat 1 gram dan 1 buah kaca pirex yang berisikan sabu-sabu,” ucap Kombes Pol Riko Sunarko.

Lanjut Kapolrestabes, dari pengakuan kedua tersangka, sabu-sabu tersebut didapati dari temannnya yang berada di Kota Medan. Berdasarkan informasi dari kedua tersangka,  petugas langsung melakukan pengembangan, Senin (29/7/2020), dini hari sekira pukul 01.30 wib, tepatnya di Jalan Bajak II, Perumahan Kasa Visela Kecamatan Medan Amplas. Tim langsung melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka lainnya, Basri alias Aphen dan Taufik Hidayat.

Kemudian dilakukan penggeledahan, di dalam monil merk Kijang Innova warna silver, ditemukan 1 buah kotak yang di lakban kuning.

” Ketika dibuka di dalamnya ditemukan barang bukti, bungkus teh china yang berisikan narkotika jenis shabu-shabu seberat 2000 gram,” ungkap Kombes Riko Sunarko.

Tak sampai disitu, Rabu (1/7/2020) dini hari, petugas kembali melakukan pengembangan terhadap tersangka Syarizal Perangin-angin alias Nangin alias Rizal, untuk membawanya ke Jalan Bajak II, Kecamatan Medan Amplas.

Tiba di Kanal Raya, tersangka meminta untuk membuang air besar kepada petugas. Tersangka pun keluar dan buang air besar di pinggir jalan. Disaat itulah, tersangka merusak borgolnya dan menyerang salah seorang oknum petugas Reskrim Polsek Pancur Batu, Brigadir Ali T Harahap, dengan melukai tangan sebelah kirinya, jelas Kombes Riko.

“Tim langsung melakukan tindakan tegas keras dan terukur, dan mengenai dada sebelah kiri tersangka Nangin,” sebut Riko.

Petugas lalu membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan petolongan. Namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia.

Selain para tersangka dan ssbu-sabu seberat 2 kilo gram, Tim juga mengamankan barang bukti, 2 buah mobil, enam buah handphone, juga paketan sabu kemasan kecil.

” Untuk para tersangka di kenakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2), UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.(ET. DS-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *